{"id":15,"date":"2025-08-18T12:09:13","date_gmt":"2025-08-18T12:09:13","guid":{"rendered":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/?p=15"},"modified":"2025-08-18T12:09:13","modified_gmt":"2025-08-18T12:09:13","slug":"langkah-langkah-praktis-menyusun-rpp-sesuai-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/2025\/08\/18\/langkah-langkah-praktis-menyusun-rpp-sesuai-kurikulum-merdeka\/","title":{"rendered":"Langkah-Langkah Praktis Menyusun RPP Sesuai Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendahuluan<\/h2>\n\n\n\n<p>Penyusunan <strong>Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)<\/strong> adalah salah satu tugas penting seorang guru. RPP berfungsi sebagai <strong>panduan teknis<\/strong> dalam melaksanakan pembelajaran agar lebih terarah, sistematis, dan sesuai tujuan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dengan hadirnya <strong>Kurikulum Merdeka<\/strong>, paradigma penyusunan RPP juga mengalami perubahan. Jika pada Kurikulum 2013 (K13) RPP harus mencakup banyak komponen, di Kurikulum Merdeka RPP lebih sederhana, fleksibel, dan berorientasi pada <strong>pembelajaran yang memerdekakan siswa<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas <strong>langkah-langkah praktis menyusun RPP sesuai Kurikulum Merdeka<\/strong>, prinsip-prinsip yang harus diperhatikan guru, hingga tips agar RPP lebih efektif dan menarik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu RPP dalam Konteks Kurikulum Merdeka?<\/h2>\n\n\n\n<p>RPP dalam Kurikulum Merdeka adalah dokumen rencana pembelajaran yang lebih sederhana dibandingkan K13. RPP tidak lagi membebani guru dengan administrasi berlembar-lembar, melainkan fokus pada:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tujuan pembelajaran<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kegiatan pembelajaran<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penilaian<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sederhana bukan berarti asal-asalan. Justru, RPP di Kurikulum Merdeka dirancang agar guru bisa lebih fokus pada <strong>proses pembelajaran yang bermakna<\/strong>, bukan sekadar menulis dokumen panjang.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prinsip Penyusunan RPP Kurikulum Merdeka<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum masuk ke langkah praktis, ada beberapa prinsip penting yang perlu dipahami:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Berpusat pada siswa<\/strong> \u2013 RPP harus memfasilitasi kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sederhana dan fleksibel<\/strong> \u2013 Tidak perlu berlembar-lembar, cukup jelas dan bisa disesuaikan dengan kondisi kelas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kontekstual<\/strong> \u2013 RPP sebaiknya mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Merdeka belajar<\/strong> \u2013 Memberikan ruang bagi kreativitas guru dan siswa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Berorientasi pada Profil Pelajar Pancasila<\/strong> \u2013 Nilai-nilai seperti gotong royong, kreativitas, dan kemandirian harus tercermin dalam RPP.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Langkah-Langkah Praktis Menyusun RPP Sesuai Kurikulum Merdeka<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tentukan Identitas RPP<\/h3>\n\n\n\n<p>Identitas ini berfungsi sebagai informasi dasar:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nama sekolah<\/li>\n\n\n\n<li>Mata pelajaran<\/li>\n\n\n\n<li>Kelas\/tingkat<\/li>\n\n\n\n<li>Semester<\/li>\n\n\n\n<li>Alokasi waktu<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sekolah: SMP Negeri 1 Semarang<\/li>\n\n\n\n<li>Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia<\/li>\n\n\n\n<li>Kelas: VIII (8)<\/li>\n\n\n\n<li>Semester: Genap<\/li>\n\n\n\n<li>Alokasi Waktu: 2 JP<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Rumuskan Tujuan Pembelajaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Tujuan pembelajaran di Kurikulum Merdeka dirumuskan dari <strong>Capaian Pembelajaran (CP)<\/strong> dan <strong>Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Prinsip merumuskan tujuan pembelajaran:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Harus <strong>SMART<\/strong> (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan kata kerja operasional (misalnya: menjelaskan, menganalisis, membuat).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu <strong>menyusun teks eksposisi sederhana<\/strong> dengan memperhatikan struktur dan kaidah bahasa.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tentukan Materi Esensial<\/h3>\n\n\n\n<p>Guru tidak harus memasukkan semua materi, cukup fokus pada yang <strong>esensial<\/strong> dan relevan. Materi esensial adalah materi yang benar-benar penting untuk dipelajari siswa, yang mendukung ketercapaian kompetensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh materi esensial:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Struktur teks eksposisi<\/li>\n\n\n\n<li>Kaidah kebahasaan teks eksposisi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Rancang Kegiatan Pembelajaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Kegiatan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka berfokus pada <strong>student-centered learning<\/strong>. Guru berperan sebagai fasilitator, bukan sekadar pemberi materi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahapan kegiatan bisa dibagi menjadi:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Pendahuluan<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apersepsi (mengaitkan dengan pengalaman siswa)<\/li>\n\n\n\n<li>Motivasi dan menyampaikan tujuan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Kegiatan Inti<\/h4>\n\n\n\n<p>Menggunakan pendekatan <strong>Merdeka Belajar<\/strong>, bisa berupa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Diskusi kelompok<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Project-based learning<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Problem-based learning<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Eksperimen\/praktikum<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Studi kasus<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Penutup<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Refleksi bersama<\/li>\n\n\n\n<li>Menyimpulkan pembelajaran<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan tugas penguatan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Contoh skenario singkat:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Guru menampilkan contoh teks eksposisi dari artikel berita.<\/li>\n\n\n\n<li>Siswa berdiskusi untuk menemukan struktur teks.<\/li>\n\n\n\n<li>Siswa menyusun teks eksposisi sederhana tentang isu lingkungan.<\/li>\n\n\n\n<li>Presentasi hasil diskusi dan refleksi bersama.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tentukan Penilaian<\/h3>\n\n\n\n<p>Penilaian di Kurikulum Merdeka tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga <strong>proses pembelajaran<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis penilaian:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Asesmen diagnostik<\/strong> \u2192 untuk mengetahui kemampuan awal siswa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Asesmen formatif<\/strong> \u2192 untuk mengevaluasi proses belajar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Asesmen sumatif<\/strong> \u2192 untuk menilai capaian akhir siswa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Contoh instrumen penilaian:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rubrik penilaian teks eksposisi (struktur, bahasa, kreativitas).<\/li>\n\n\n\n<li>Lembar observasi kerja kelompok.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Lengkapi dengan Media dan Sumber Belajar<\/h3>\n\n\n\n<p>Guru bisa memanfaatkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buku teks resmi dari Kemendikbud<\/li>\n\n\n\n<li>Artikel online\/koran<\/li>\n\n\n\n<li>Video pembelajaran<\/li>\n\n\n\n<li>Aplikasi digital (Canva, Google Classroom, Quizizz)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Refleksi dan Perbaikan<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah pembelajaran selesai, guru sebaiknya melakukan refleksi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apa yang berjalan baik?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa yang perlu diperbaiki?<\/li>\n\n\n\n<li>Bagaimana respon siswa?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Refleksi ini membantu guru menyusun RPP yang lebih baik untuk pertemuan selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Format RPP Kurikulum Merdeka (Ringkas)<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Identitas RPP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sekolah: SMP Negeri 1 Semarang<\/li>\n\n\n\n<li>Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia<\/li>\n\n\n\n<li>Kelas: VIII<\/li>\n\n\n\n<li>Semester: Genap<\/li>\n\n\n\n<li>Alokasi Waktu: 2 JP<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Tujuan Pembelajaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Siswa mampu menyusun teks eksposisi sederhana sesuai struktur dan kaidah bahasa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Materi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Struktur teks eksposisi<\/li>\n\n\n\n<li>Kaidah kebahasaan teks eksposisi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kegiatan Pembelajaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pendahuluan:<\/strong> apersepsi, motivasi, penyampaian tujuan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Inti:<\/strong> diskusi kelompok, analisis teks, penulisan teks eksposisi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penutup:<\/strong> presentasi, refleksi, kesimpulan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Penilaian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rubrik penilaian teks eksposisi.<\/li>\n\n\n\n<li>Observasi aktivitas siswa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Sumber Belajar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buku teks Bahasa Indonesia<\/li>\n\n\n\n<li>Artikel berita<\/li>\n\n\n\n<li>Video edukasi di YouTube<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Membuat RPP Kurikulum Merdeka Lebih Efektif<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gunakan bahasa sederhana<\/strong> agar mudah dipahami.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sesuaikan dengan karakter siswa<\/strong> di kelas masing-masing.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Libatkan teknologi digital<\/strong> untuk membuat pembelajaran lebih interaktif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jangan terlalu kaku<\/strong> \u2013 fleksibilitas adalah kunci Kurikulum Merdeka.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Fokus pada pengalaman belajar siswa<\/strong>, bukan hanya target administrasi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>RPP dalam Kurikulum Merdeka dibuat lebih sederhana, fleksibel, dan fokus pada kebutuhan siswa. Guru hanya perlu memperhatikan tiga komponen utama: <strong>tujuan, kegiatan pembelajaran, dan penilaian<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengikuti langkah-langkah praktis di atas, guru dapat menyusun RPP yang efektif tanpa harus terbebani administrasi yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rekomendasi: Gunakan GuruLab.id untuk Membuat RPP dengan Cepat dan Mudah<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun RPP di Kurikulum Merdeka lebih sederhana, banyak guru tetap merasa kewalahan menyusunnya, apalagi jika harus untuk banyak mata pelajaran sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan <strong>GuruLab.id<\/strong>, Anda bisa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membuat <strong>RPP otomatis<\/strong> sesuai Kurikulum Merdeka hanya dalam hitungan menit.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghasilkan RPP yang sudah terstruktur dengan tujuan, kegiatan, dan penilaian.<\/li>\n\n\n\n<li>Memilih jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA) serta mata pelajaran sesuai kebutuhan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghemat waktu administrasi sehingga guru lebih fokus pada <strong>mengajar dan membimbing siswa<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>\ud83d\udca1 Jangan biarkan tugas administratif menghambat kreativitas Anda.<br>Coba <strong>GuruLab.id<\/strong> sekarang, dan rasakan bagaimana teknologi AI memudahkan hidup guru di Indonesia!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah salah satu tugas penting seorang guru. RPP berfungsi sebagai panduan teknis dalam melaksanakan pembelajaran agar lebih terarah, sistematis, dan sesuai tujuan pendidikan. Namun, dengan hadirnya Kurikulum Merdeka, paradigma penyusunan RPP juga mengalami perubahan. Jika pada Kurikulum 2013 (K13) RPP harus mencakup banyak komponen, di Kurikulum Merdeka RPP lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-15","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-rpp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16,"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15\/revisions\/16"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gurulab.site\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}